Cara Membuat Cerpen dan Novel Untuk Pemula Beserta Contoh

Diposting pada
Cara Membuat Cerpen Untuk Pemula
Cara Membuat Cerpen Untuk Pemula

Dalam dunia cerpen yang paling penting adalah pembaca, membuat cerpen yang baik dan benar penulis tidak akan membanggakan diri sendiri didalam cerita yang dia buat.

penulis hanya merencanakan bagaimana supaya pembaca benar-benar nyaman dengan alur cerita. tentang betapa hebatnya kita sebagai penulis itu urusan belakangan.

berikut ini instrumen penting dalam cerpen supaya nanti pembaca betah berlama-lama menikmati cerita yang telah kita buat.

1. Ide Cerita Harus Fokus

kita harus fokus ke satu cerita yang ingin kita bagikan, baik cerita fiksi maupun kisah nyata/pengalaman pribadi.

jika cerita kita melebar kemana-mana maka bisa jadi pembaca akan bosan mengikuti alur cerpen yang susah payah menulisnya.

salahsatu cara yang paling tepat adalah dengan menyiapkan premis.

Premis adalah dasar pokok ide cerpen/novel. ibaratnya bangunan maka premis adalah pondasinya. jika pondasinya sudah dibuat maka gambaran bangunan pasti sudah terlihat oleh pak tukangnya meskipun bangunan itu belum jadi. [Perumapaan Premis]

di dalam premis terdapat sang tokoh utama, keinginannya, dan halangan untuk mendapatan keinginan tersebut.

Contoh Premis: alex cowo nakal yang suka berantem dan ingin menikahi aisyah anak pak ustadz namun ayah aisyah tidak merestui.

dari contoh sederhana diatas kita sudah bisa merangkai sebuah cerpen yang bagus.

mungkin seperti ini : Apa saja Kenakalan si Alex-Penyebab Alex bisa jatuh cinta sama Aisyah-apa saja usaha Alex untuk meruntuhkan Hati Ayah aisyah- dan apakah dia berhasil menikahi Aisyah…

Jadinya cerita kita fokus dan tidak lari kemana-mana. dan kitapun tidak kehabisan ide dalam menulis. misalnya di tambahkan dengan penolakan dari sang ayah, atau hal lainnya.

Bisa saja kita menulis tanpa menggunakan premis tapi nantinya akan membuat ceritanya berantakan dan bisa bisa pembaca tidak paham dengan ujung-pangal cerita kita.

sebenarnya tidak hanya cerpen tapi. novel bahkan film pun menggunakan premis untuk menata cerita/skenario.

2. Tentukan Alur Cerita

Setelah menentukan Premis sekarang kita harus merencanakan alur dalam cerpen kita.

alur sendiri adalah rangkaian cerita dari awal hingga akhir, namun kita bisa memilih alur terbaik seseui  dengan yang kita mau, yang penting bisa membuat cerita kita jadi menarik.

Berikut ini adalah tahapan alur

-Tahapan pengenalan :

Di tahap ini penulis mengenalkan tokoh, latar/tempat kejaidan pada cerpen

-Kemunculan Konflik

Penulis menulis penyebab konflik yang nanti akan dihadapi tokoh utama.

-Puncak Konflik

Penulis membuat ketegangan/konflik yang di hadapi tokoh utama, dan disinilah pokok cerita pada cerpennya.

-Konflik Menurun

penulis membuat tokoh dengan rencana/aksi atau penanggulangan masalah si tokoh.

-Penyelesaian

penulis menggambarkan keberhasilan atau gagalnya sang tokoh utama dalam menghadapi permasalahan tadi. bisa juga dibikin ngenes. karena sang tokoh utama meninggal. dll.

1. Macam-macam Alur

A. alur maju 

alur maju biasanya mengikuti waktu berjalan normal, atau kejadiannya ditulis merunut sesuai kejadian dari awal hingga akhir.

contoh :

-Pengenalan : pertemuan dengan Alex Aisyah

-kemunculan konflik: Alex jantuh cinta pada Aisyah

-konfik utama : Alex melamar aisyah dan ditolak oleh ayah aisyah

-konflik menurun: Alex berusaha mengambil hati ayah aisyah

-Penyelesaian: Alex berhasil membuat ayah aisyah yakin bahwa dia benar-benar anak baik. dan akhirnya Alex menikahi aisyah

B. Alur mundur

Alur mundur dimulai dari akhir cerita terlebih dahulu. barulah setelah itu di ceritakan penyebabnya dari awal. biasanya ditulis tidak sesuai dengan hitungan waktu.

contoh :

-Penyelesaian : Pernikahan Alex denagn Aisyah

-Konflik menurun : Flash back ketika Alex mengambil hati ayah aisyah

-Konflik Utama : Cerita saat aisyah menolak lamaran Alex

-Kemunculan Konflik : Saat saat Alex baper dan jatuh cinta pada aisyah

-Perkenalan : Penulis menggambarkan Siapa Alex kenapa bisa jatuh cinta pada aisyah, Dan alasan ayah alex menolak aisyah. hingga mereka tersenyum lagi di pelaminan itu. [sekarang]

C. Alur Maju mundur

Alur maju mundur merupakan campurabn dari kedua alur di atas. biasanya di awali dari tengah cerita [konflik utama]

contoh :

Konflik utama : penolakan ayah Aisyah

Kemunculan Konflik : Saat saat alex baper atas cintanya ke aisyah

pengenalan : Siapa alex-aisya-ayah aisyah-lokasi dan ll

konflik menurun : Cara Alex meruntuhkan Hati Ayah aisyah

penyelesaian : Pernikahan Alex dan Aisyah

Sebelum mulai menulis maka pilihlah salah satu alur di atas jadikan patokan adegan peradegan saat menulis nanti.

3. Buat Karakter Tokoh Yang Kuat

Supaya pembaca tidak bosan dengan cerpen kita maka buatlah karakter yang benar-benar masuk kedalam hati pembaca.

misalnya tokoh baik, maka pembaca harus suka dengan sikap karakter kita, pembaca harus  kasihan, atau pembaca harus jatuh cinta pada karakter tersebut.

dan tokoh jahat pembaca harus benci pada tokoh kita, atau pembaca harus marah ke pada tokoh kita. atau pembaca harus kesal melihat perilakunya.

dan nanti di ending kita bisa saja bikin tokoh jahat sebenarya untuk niat baik, atau tokoh baik yang sebenarnya adalah jahat. bisa saja di bikin begitu asalkan nyambung dan sesuai dengan cerita yang kita bangun.

contoh : Si alex terlihat nakal karena melindungi aisyah dari serangan preman dan dia di fitnah saingannya seolah di pihak jahat.

dan cara membuat karakter yang kuat adalah, menjelaskan keinginannya, apa kekurangannya, wajahnya tampan/cantik, usianya, sikapnya kekanak-kanakan atau dewasa. tambahkan wawasan ataupun keahliannya di dalam cerita.

dan jelaskan sijahat apa yang membuat dia bisa jadi jahat

dan si baik jelaskan apa saja kebaikan dia.

contoh kebaikan : Alex dengan senang hati menuntun motor aisyah yang mogok, dengan bulir keringat di kening, lalu butiran itu berjatuhan ke pipin alex namun dia tidak tampak terbebani, meski jarak menuju bengkel harus di tempuh satu kilo meter lagi. tidak ada imbalan yang alex harapkan kecuali senyum manis dari aisyah.

itu contoh sederhananya, saya yakin tulisan teman pasti jauh lebih bagus lagi dari punya saya di atas.

4. Sudut Pandang Dalam Cerpen Harus Jelas.

Sudut pandang adalah tentang posisi kita sebagai penulis, atau posisi kita dalam kejadian di cerpen itu kita sebagai siapa.

apakah yang mengalami kejadiannya kamu sendiri, atau cerita dari curhatan orang lain, atau dari kejadian yang pernah kamu lihat.

ada beberapa jenis sudut pandang dalam cerpen

A. sudut pandang orang pertama

sudut pandang orang pertama adalah cerpen yang di alami oleh si penulis sendiri / seolah olah mengalami sendiri.

sudut pandang orang pertama ada dua macam

-1 sudut pandang pertama tunggal : berarti penulis menceritakan tentang kejadian yang di alami dirinya sendiri. dan dia menggunakan kata aku maupun saya dalam cerpennya.

contoh :Aku” aisyah sebagai gadis biasa “aku” pun merasakan perasaan suka terhadap terhadap alex , hanya saja aku takut jika nanti [setelah menikah] alex tidak bisa merubah perilaku nakalnya itu.

-2 Sudut Pandang Pertama Jamak : Berarti penulis menjadi tokoh yang akan menceritakan kelompok tertentu, seperti keluarganya atau tongkrongannya dll. penulis menggunakan kata kami dan kita,

Contoh : Setelah menikahiku Alex benar-benar merubah stigma kami, keluarga kami menjadi lebih berwarna atas kehadiran Alex, ayah ibu dan juga Aku tidak pernah menyangka Ternyata Alex benar-benar Orang Yang baik, meski bertingkah selengean seperti itu.

B. Sudut Pandang orang Ketiga

Sudut pandang orang ketiga adalah, penulis tidak mengalami kejadian tersebut/seolah olah tidak mengalaminya, dan penulis menceritakan tentang orang lain, atau menceritakan curhatan seseorang.

penulis menggunakan kata dia atau menyebut nama orangnya. atau mengunakan kata dirinya.

sudut pandang orang ketiga ada 2 macam

-sudut pandang orang ketiga Serba Tahu : penenulis memposisikan diri sebagai orang yang mengetahui segala sesuatunya dalam cerita, tindakan tokoh maupun yang dipikirkan tokohnya.

contoh : kata Alex. dia sungguh-sungguh mencintai Aisyah, bukan karena kecantikan Aisyah saja, namun karena rindu didalam hati yang terkadang menyiksa, dia sendiri tidak mengerti kenapa harus rindu ke aisyah gadis cantik berkerudung itu.

-Sudut Pandang orang ketiga jamak : Penulis menggambarkan cerita dari persepsi atau sudut pandang kolektif.

Contoh : Keluarga aisyah berkunjung kerumah orang tua Alex namun di jalanan sepi sebelum sampai di rumah orang tua Alex mereka di hadang perampok, hanya kecemasan yang tergambar dari raut wajah mereka. Kecuali Alex dia Menghadang semua perampok itu dengan Gagah.

Jika pemula, maka pilihlah salah satu dari sudut pandang diatas, dan harus hati-hati dalam mengunakannya jika bisa gunakan salah satu saja. jangan di ganti ganti.

artinya berfokuslah menulis dengan satu sudut pandang hingga akhir cerita.

jika ada yang mengatakan “sudut pandangnya bocor” itu artinya sudut pandang dalam cerita tersebut tercampur dan membuat pembaca bingung dengan alur ceritanya.

5. Latar dalam Cerita Harus Tergambar Dengan Baik

Latar adalah tempat/waktu dimana kejadian itu berlangsung, dan kita harus menggambarkan latar dalam tulisan dengan baik, supaya pembaca terbawa suasana dengan certia pendek yang kita tulis.

contoh : Kendaraan yang berlalu lalang tidak akan perduli dengan keberadaan Alex yang sedang menuntun motor ku di trotoar jalan raya, mereka juga tidak perduli dengan keberadaanku yang hanya mengikuti alex dari belakang.

begitupun aku. deru mesin, suara klakson dan juga teriakan supir angkot seolah seperti suara nyanyian burung yang tak bermakna di kupingku. aku hanya perduli sama Alex ia semakin lelah menuntun motorku. Lex istirahat dulu aja yuk. kataku padanya. “adegan ini menggunakan sudut pandang orang pertama tunggal  [Aisyah]”

Dari contoh sederhana diatas suasana yang kita gambarkan ke pembaca adalah lokasi di pinggir jalan raya. dengan duru mesin,suara klakson. dan teriakan sopir angkot.

6. Menulislah Dengan Diksi Yang Keren

Diksi adalah kalimat yang menggambarkan makna dari keadaan yang sebenarnya supaya bisa dirasakan langsung oleh pembaca.

bisa juga pemilihan kata oleh penulis supaya pembaca merasakan suasana hati atau pikiran dan keadaan sang tokoh.

contoh : 

suara klakson dan juga teriakan supir angkot seolah seperti suara nyanyian burung yang tak bermakna di kupingku.

kalima di atas adalah Diksi dari :

Aku tidak perduli dengan kebisingan jalan raya.

jadi supaya keadaannya terasa lebih hidup maka kita gambarkan suasana dengan kalimat, suara klakson, teriakan supir, dll. agar pembaca langsung meresapi keadaan.

karena pembaca tidak akan mau membayangkan sendiri keadaan jalan raya jika kita tidak menggambarkan keadaan pada tulisan kita.

dan pembaca secara otomatis meresapi/membayangkan jika penulis sendiri sudah mengambarkannya pada tulisan.

sebagai penulis kita harus menggambil hati pembaca dengan jurus Diksi. jika cerpen kita kekurangan diksi. maka besar kemungkinan pembaca akan bosan dengan cerpen yang kita tulis.

Temukan lebih banyak Contoh Cerpen  Menarik

Kesimpulan

dari kesemua uraian diatas semoga teman sudah bisa membuat cerpen yang bagus, saya yakin akan lebih bagus dari yang pernah saya tulis.

saran saya ambillah sebuah buku kecil. dan tulis ringkasan di bawah ini, saya pikir akan bermanfaat untuk teman [jika pemula].

  1. Mempertahankan ide Cerita dengan Premis. supaya cerita kita fokus, dan tidak melebar kemana-mana.
  2. Pilih alur yang tepat untuk di jadikan patokan adegan ketika menulis nanti
  3. Buat karakter yang kuat dengan menuliskan, sikap nya, umurnya, wajahnya, dan juga keahliannya Dll.. pilih yang penting saja. sesuai alur cerita.
  4. Sudut pandang harus jelas supaya pembaca tidak kebingungan mengikuti alur cerita pendek yang kita tulis.
  5. Gambarkan latar kejadian dengan baik, supaya pembaca bisa masuk ke dalam cerita lebih jauh lagi.
  6. Gunakan Diksi dalam penulisan, supaya cerpen kita tidak terlalu polos karena kalimat-kalimat yang tidak meresap ke dalam jiwa pembaca. dengan Diksi pembaca akan terbawa lebih jauh lagi oleh cerita kita.

Terimakasih semoga Artikel ini Bermanfaat, bagikan ya…!

Cara Membuat Cerpen Untuk Pemula Beseta Contoh oleh Hasbialah bin Waizulkarni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *