Kumpulan Cerita Horor Nyata..!

Diposting pada

Cerita Horor membuat kita takut, tapi ada semacam rasa Kepo terhadap cerita yang kita simak. meskipun takut tapi pengen tahu kelanjutkan ceritanya.

Aku juga seperti itu, sangat hobi mendengar cerita horor tapi Penakutnya gak ketolongan. Alkisah pada suatu malam Aku berjalan sendiri di desa sungai landeh. dari rumah teman menuju rumahku. yang berjarak Satu Kilo Meter.

Sepanjang jalan sepi yang Aku lalui, tidak ada satu hal pun yang Aku lihat, kecuali batu kerikil di sepanjang jalan yang di terangi bulan purnama di langit. Aku tidak menengok kiri maupun Kanan, Aku Hanya meluruskan pandangan ke jalan sambil berlari sekencang mungkin. sekitar 20 meter lagi sampai di rumah, maka Aku Berteriak sekencang Mungkin emaaaak maaak maaaak….

itulah kisah Horor ku [ini kisah nyata loh]. dan kisah horor yang sebenarnya Cek di bawah gaissss..

Cerita horor :  Bola Api Terbang

OLeh : Hasbiallah

“Kisah seram Aku sendiri yang ngalamin waktu masih kecil kira kita usia 7 Tahun, di rumahku”

Rumahku dari kayu dengan Warna Cat biru. berada agak jauh dari kelompok rumah lain. karena di batasi oleh sungai, jika di seberang sana banyak rumah berderet, maka di senerang sini hanya rumahku dan satu rumah lagi.

Malam itu di desa Taratak tinggih [Pecahan desa Sungai Landeh] lagi ada acara pengajian Bapak bapak, orang di kampungku menyebutnya Dala’in. yaitu acara ngaji bareng kelompok bapak-bapak, yang di adakan di rumah kelompok Secara bergantian.

Nah malam itu Ayahku lagi dala’in ke rumah anggota geng dala’innya dan pulangnya larut malam, dan aku ditinggal di rumah berdua dengan Makku [ibu].

Kira kira Pukul 11 malam aku pengen Pipis, dan di rumahku toiletnya berada di luar yaitu di sungai kecil yang mengalir di depan rumah.

“Mak kebelet pipis” Ucapku ke

“ya udah sana Mak liatin dari jendela” Jawab makku

lalu beliau membuka jendela, sedangkan Aku langsung lari dan keluar menuju sungai kecil depan rumah.

Saat asik asiknya Pipis, aku melayangan pandangan ke arah depan, dimana sawah-sawah yang padinya masih hijau digoyang angin, meski samar-samar di kegelapan Malam.

Dan di ujung petak-Petak sawah yang lumayan luas itu Ada beberapa pohon Kelapa yang juga di goyang-goyang Oleh angin.

namun Di balik celah daun kelapa Seperti ada Api namun bentuknya Bulat, lama kelamaan bergerak semakin mendekat, Karena takut Aku langsung Panggil makku.

dan aku sebenarnya Belum selesai Pipisnya, setelah menengok Kearah Jendela, Ternyata Mak ku tidak Ada di situ, hanya Jendela yang terbuka, sedangkan makku yang tadi janji mau liatin Aku malah Hilang bak di bawa terbang Oleh angin.

“Maaaaaaak” panggilku.

namun tidak ada jawaban.

dan Setelah menengok kedepan ternyata Bola api yang tadi masih jauh sekarang semakin mendekat.

Aku langsung Lari Menuju tangga rumahku.tanpa perduli dengan keadaanku yang pipisnya belum selesai.

Setelah sampai di dalam rumah ternyata Makku juga Tidak ada. aku panggil lagi, dan tidak ada sahutan. setelah Aku cek ternyata beliau sedang di dapur. Sedang nyiapin Air Panas. mungkin persiapan jika bapak ku pulang nanti pengen Ngopi.

Melihat makku berada di dapur, aku langsung duduk menyender ketembok papan di Dapur, lalu Aku Mangap Lebar-Lebar dengan nada Suara yang Lantang,Memecahkan Heningnya malam Itu. lalu air mata mengucur deras Ke pipiku

Makku dengan santainya bertanya “dek apo yuang [kenapa yung]”.

***

Cerita Horor : Om Brew

OLeh : Hasbiallah

“Om brew di ambill dari cerita horor yang pernah di ceritakan temanku yang berasal dari Subang Jawa Barat.”

Aku bersama Aben dan Rudi sedang melewati jalan setapak di pinggiran Kebun, kami bertiga berencana menginap di rumahku . tadinya kami nongkrong di pos perempatan, berhubung sudah malam maka kami putuskan pulang kerumahku.

Sebenarnya kami bertiga bisa saja melewati jalan yang bagus dan terang karena ada lampu jalan yang biasa di pasang di tiang Listrik. tapi karena jalan setapak melalui kebun lebih dekat maka kami memilih lewat kebun saja.

kami bertiga ngobrol saja sepanjang jalan, mungkin karena kami banyak, makanya rasa takut tidak terlalu terasa. walapun gelap karena lampu-lampu rumah penduduk terlihat jauh di ujung kebun sana.

“Bro itu kok ada bapak-bapak nagapain malam malam disini” kata Rudi sambil menunjuk ke arah kebun singkong sebelah kiri depan kami.

Lalu Aben mengarahkan senternya sesuai Dengan telunjuk Rudi.

“Oh Mang dadang itumah” jawab Aben singkat.

memang terlihat seperti Mang Dadang dari belakang sedang berjalan dari dalam kebun Miliknya menuju jalan setapak yang sejalur dengan yang kami lewati.

kami bertiga sedikit mempercepat langkah, supaya bisa barengan dengan Mang dadang.

setelah mendekat barulah kami tegur.

“Mang dadang dari mana” kata rudi dengan nada semangat

Lalu mang dadang mengok ke arah kami. Ternyata Sosok itu bukanlah Mang dadang seperti dugaan kami.

Wajah pria itu Tidak berbentuk seperti hancur.

Karena saking paniknya Aku Pegang erat tangan kedua sahabatku, Jika saja mereka berlari kencang maka aku akan terseret.

Belum usai Kagetku. sosok itu menghilang entah kemana. Terasa hentakan dari dua tangan Yang Aku pegang, Lalu kami bertiga berlari tunggang langgang menjauh dari Pinggir kebun singkong itu.

Besoknya kami menceritakan kejadian itu, ternyata banyak orang berpendapat, yang kami temui itu adalah Sosok gentayangan dari Korban Meninggal tertimpa Pohon Besar, dan kepalanya Pecah. lokasinya tidak jauh dari Kebun singkong mang dadang itu.

Sungguh sebuah kenangan yang horor. Akhirnya kami memberi nama sosok itu Om Brew.

Cerita Horor : Hari Ke Tiga

OLeh : Hasbiallah

“Ini kisah ku sendiri, saat menghuni kontrakan Baru”.

Aku bekerja di tangerang, dan suka pindah-pindah Kontrakan. Suatu kali Aku pindah ke kontrakan paling pojok di dekat tembok yang membatasi rawa-rawa dan area kontrakan.

Kontrakan ini bederatan Enam pintu. dan Di depannya juga ada enam pintu. namun kontrakan yang terisi hanya Empat pintu dari dua belas pintu.

Aku menyewa kontrakan itu berdua dengan temanku Namanya Adin, Kami juga bekerja di tempat yang sama tapi Beda sif.

Saat pertama menghuni kontrakan, yang aku rasakan adalah suasana yang berbeda dengan kontrakanku sebelumnya.

Suasana kontrakan rasanya begitu Sunyi. Rasanya aku berada di tempat yang tidak ada Kehidupannya. di telingaku terasa ada suara mengiang [bunyi nging panjang], Jika berada di dalam kontrakan.

di hari pertama aku tidak bermalam di kontrakan itu, Karena Aku Takut soalnya suasana kontrakan mencekam, aku lebih memilih menginap di kontrakan temanku, Supaya bisa tidur nyenyak.

Tapi dimalam ketiga aku Tidur di kontrakan itu. sebenarnya karena tidak sengaja. soalnya Aku pulang kerja Pukul 7 malam. lembur.

dan sesampainya di kontrakan aku langsung tiduran, Mungkin karena kecapek an aku langsung tidur nyenyak.

***

Kakiku terasa berat, tidak bisa degarakkan, seperti ada yang menghimpit. tapi aku belum sepenuhnya sadar, dan mataku masih terpejam.

Setelah berjuang keras akhirnya kakiku terasa Enteng kembali, dan aku terbangun sepenuhnya dari tidurku, mataku sudah terbuka lebar.

setelah ku lihat jam ternyata pukul 2 pagi. Aku lihat keluar ternyata tidak ada orang sepi sekali. aku kembali kedalam dan berusaha untuk kembali tidur.

Aku selimuti seluruh tubuhku namun rasanya sulit untuk tidur, tiba-tiba ada suara seperti benturan Tubuh di tembok.

Dalam selimut aku merasa Penasaran, akhirnya aku buka sedikit selimut di bagian wajahku. Lalu menegok ke sekeliling.

Sebuah pemandangan itu membuatku tidak bisa merasakan sesuatupun Kecuali Panik, sosok perempuan dengan wajah rusak dan Lidah terjulur berdiri di dekat pintu Toilet.

Aku langsung Bangun dan hanya satu yang aku ingat Pintu Kontrakan, dan aku langsung berlari kesana, dan untuk membuka ganggang pintu rasanya Susah.

Akhirnya aku berhasil membuka pintu lalu berlari sejauh mungkin, akhirnya malam itu aku mengedor temanku.

Besoknya ibu-ibu tetanggaku bertanya . kenapa pintu kamarku terbuka tapi gak ada orang.?, Lalu aku ceritakan Perihal kejadian Malam itu.

Lalu ibu-ibu itu menengok ke kiri dan kanan, Lalu bilang agak pelan.

“Mas Kamar yang Mas Huni, Bekas orang Bunuh diri”.

***

Rekomendasi : Cerita Cinta

Cerita Horor : Toilet Berhantu

OLeh : Hasbiallah

“Toilet Berhantu berdasarkan Kejadian nyata di alami temanku kejadiannya di daerah tangerang”

Saat nongkrong bareng sama anak anak kontrakan, tiba tiba kak dudung pengen Pub [eek], Lalu dia tergesa-gesa ke belakang menuju toilet umum, toilet umum itu di sediakan buat penghuni kontrakan yang terletak di bagian belakang area kontrakan.

Toilet itu memang posisinya terpencil dan jauh dari lalu-lalang, karena terletak di pojok bagian belakang dan sekitar toilet itu ditumbuhi oleh beberapa pohon pisang. Dan bagian dalam toilet tersebut tidak ada langit-langitnya, jadi langsung atap dengan kayu penyangganya.

Tidak sampai tiga dua menit Kak dudung kembali dengan wajah yang pucat, Nafasnya teregah-engah, Karena berlari dari belakang sana.

“kak dudung kenapa lu” tanya ku

dia tidak menjawab hanya duduk menyender ke tembok dengan tatapan mata yang kosong.

“Gu Gu gua set bro bro” kata kak dudung tidak bisa bicara dengan Jelas.

“apan sih” kata ku dan anak-anak yang lain mulai menyangka Mang dudung kesurupan, dan ada yang mencari air putih.

Malam itu dia tidak bercerita. karena mang dudung minta di anterin pulang, ke kontrakannya.

***

Kesokan harinya..

Seperti biasa kami nongkrong di depan kontrakan. ada yang main gitar, dan ada juga yang main hp. ada juga yang curhat.

tiba tiba di ujung gang muncul kak dudung dengan senyuman khasnya. sambil mengangakat tangan kanan nya. memberi salam ke kami, lalu kami menyambutnya lalu meminta dia untuk bercerita perihal semalam.

Lalu dia cerita seperti ini.

“Semalam gua berak itu gak jadi, soalnya baru saja gua jongkok dan pas lihat keatas ada kaki yang menjuntai panjang. entah kaki siapa”.

***

Pesan Dari Penulis

berhati hatilah kamu terhadap s3tan bisa saja ada di sebelahmu. kira kira sedang nagapain s3tan itu di sebelahmu.? Paling ngebisikin Lalu mengalihkan perhatian kita dari hal yang seseungguhnya.

Apa itu….?

seperti om brewww, orang yang meninggal tertimpuk Pohon, sebenarnya dia sudah benar-benar Meninggal, dan tidak akan bisa berinteraksi lagi dengan Makhluk di alam dunia dengan cara Apapun.

Trus kalau bukan Korban tertimpuk Pohon lalu Siapa.?

Sosok menyeramkan itu adalah Setan Beneran atau Azazil [musuh manusia]. bisa juga Jin Ifrit. Mereka makhluk tidak Kasat mata, Yang punya kemampuan untuk merubah rupa menjadi yang meraka inginkan. kecuali Wajah yang sudah di Tentukan.

Tujuannya Apa..?

Tujuannya adalah untuk menyesatkan Manusia yang imannya lemah.

Begitu juga dengan Korban bunuh diri, dan Bola api yang pernah aku lihat sewaktu kecil dulu, sosok penampakan itu Terdakwanya ya pasti mereka-mereka itu [Azazil dan Ifrit].

Cerita Horor Oleh Hasbiallah Bin Waizulkarni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *